Laporan Bulanan PKH
LAPORAN
KEGIATAN PENDAMPING
BULAN : JUNI
2017
Dibuat oleh:
SITI PAHRIYAH, S.Pd
DANI TRISNA
RUSNADI
JABATAN : PENDAMPING PKH
KECAMATAN : CICANTAYAN
KABUPATEN : SUKABUMI
PROVINSI : JAWA
BARAT
UNIT PELAKSANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN
UPPKH KABUPATEN SUKABUMI
LAPORAN
KEGIATAN PENDAMPING
BULAN : JUNI
2017
Dibuat oleh:
SITI PAHRIYAH, S.Pd
DANI TRISNA
RUSNADI
JABATAN : PENDAMPING PKH
KECAMATAN : CICANTAYAN
PROVINSI
JAWA BARAT
TAHUN
2017
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN KEGIATAN PENDAMPING
BULAN JUNI TAHUN
2017
KECAMATAN CICANTAYAN
KABUPATEN SUKABUMI
Disusun Oleh
SITI PAHRIYAH, S.Pd
Disetujui Oleh :
|
Ketua Pelaksana PKH
Kabupaten Sukabumi
Dra. NANY JULIJANTI, MP
NIP. 19670728199403 2 006
|
Kordinator Kabupaten
HAMDUN
HAMDILLAH, S.H, M.H
|
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam rangka percepatan penanggulangan
kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial,
Pemerintah Indonesia melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH dimaksudkan kepada
upaya membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin dan
meningkatkan SDM. Pelaksanaan PKH di Indonesia diharapkan akan membantu
penduduk termiskin, bagian masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan
dari siapapun juga.
Dalam PKH, bantuan akan diberikan kepada
Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
dan sebagai imbalannya KPM
tersebut diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya, melakukan pemeriksaan
kesehatan termasuk pemeriksaan gizi dan imunisasi balita, serta memeriksakan
kandungan bagi ibu hamil. Untuk jangka pendek, bantuan ini akan membantu
mengurangi beban pengeluaran KPM,
sedangkan untuk jangka panjang diharapkan akan memutuskan rantai kemiskinan
antar generasi.
Program
Keluarga Harapan ( PKH ) yang merupakan program unggulan dalam upaya memutuskan
rantai kemiskinan, telah dirasakan oleh sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Cicantayan Kabupaten
Sukabumi dari mulai Tahun 2008, dengan grafik peningkatan pendidikan dan
kesehatan juga hal-hal lain yang berhubungan dengan kegiatan kemasyarakatan
yang dinilai cukup baik walaupun belum maksimal peserta PKH melaksanakan
kewajibannya, tetapi dapat dirasakan kemanfaatannya dari bantuan yang diterima
oleh KPM
sebelum adanya bantuan PKH.
B.
Tujuan
PKH (
Program Keluarga Harapan ) merupakan salah satu program perlindungan sosial
yang menjadi amanat UUD’45 dan Alqur’an yang menitik beratkan
perhatian kepada fakir miskin. dengan memberikan bantuan berupa uang tunai
dalam upaya meringankan beban biaya hidup Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ), yang lebih diharapkan
dari PKH adalah upaya mendorong, memotivasi dan memberikan semangat hidup yang
lebih layak dan bermartabat sebagai manusia yang diciptakan ALLAH SWT yang
tidak ada perbedaan. Dengan demikian sasaran dari PKH kepada KSM dalam upaya
memutus rantai kemiskinan merupakan salah satu wujud inflementasi dari amanah
UUD’45 dan Al-qur’anul karim.
Timbulnya kemiskinan akibat rendahnya
kemampuan ekonomi masyarakat sehingga kualitas gizi dan kesehatan ibu dan anak
balita memburuk, selain itu juga menyebabkan munculnya anak-anak putus sekolah
akibat tidak adanya biaya untuk pendidikan, bahkan sebagian dari mereka
terpaksa harus bekerja keras membantu pendapatan ekonomi keluarga.Akhirnya
kualitas generasi penerus keluarga miskin senantiasa rendah dan terjerat pada
lingkaran kemiskinan. Oleh karena itu upaya meningkatkan kesehatan dan
pendidikan bagi generasi penerus KPM
perlu diperjuangkan .
Dalam rangka mensukseskan program PKH
maka perlu adanya pendampingan yang berkelanjutan. Pendampingan ini sangat
penting karena beberapa alasan antara lain : (a) program PKH merupakan salah
satu cikal bakal sistem perlindungan sosial bagi KPM yang dilakukan
secara berkelanjutan; (b) pendampingan memberikan ruang tanpa batas bagi
penerima program untuk dapat saling belajar dan bertanggung jawab atas komitmen
yang telah disepakati dan; (c) memperkuat modul sosial bagi RTM terutama di
bidangn pendidikan dan kesehatan, disamping itu pendamping juga mempunyai peran
memberikan motivasi dan bertugas mensosialisasikan PKH pada masyarakat,
khususnya bagi KPM
penerima PKH. Pendamping
adalah pejuang bagi penerima manfaat PKH.
Dalam pelaksanaan PKH ada beberapa tahap yang harus dilakukan oleh
pendamping dan penerima manfaat PKH, diantaranya :
|
1.
Melakukan pemutakhiran Data peserta
|
|
2.
Menerima & menindak lanjuti pengaduan
|
|
3.
Melakukan Sosialisasi PKH
|
|
4.
Melakukan kunjungan ke peserta
|
|
5.
Melakukan koordinasi dengan instansi terkait
|
|
6.
Melakukan pertemuan dengan petugas Faskes
|
|
7.
Melakukan pertemuan dengan petugas Fasdik
|
|
8.
Melakukan pertemuan kelompok KSM
|
|
9.
Mengadakan pertemuan dengan UPPKH Kab.
|
|
10.
Mendampingi peserta ke Faskes
|
|
11.
Mendampingi peserta ke Fasdik
|
|
12.
Mendampingi peserta saat pembayaran
|
|
13.
Melakukan Rekonsiliasi
|
|
14.
Melakukan Monitoring Faskes
|
|
15.
Melakukan Monitoring Fasdik
|
|
16.
Melakukan monitoring peserta PKH
|
|
17.
Melakukan penanganan Pengaduan peserta
|
|
18. Melakukan penanganan pengaduan Non peserta
|
|
19.
Kegiatan lainya yang berhubungan dengan kemasyarakatan
|
Pendamping adalah pelaksana PKH di tingkat kecamatan,
yang mempunyai fungsi utamanya mendampingi langsung penerima manfaat PKH.Dalam
melaksanakan tugasnya pendamping perlu mempersiapkan rencana kerja sehingga
tugas pokok pendamping dapat terarah dan terkordinir.
Kegiatan
pendamping yang dilakukan selama 1(satu) bulan, dituangkan dalam laporan kerja
pendamping yang merupakan realisasi kegiatan pendamping dan sebagai acuan kerja
pendamping.
BAB II
REALISASI
KEGIATAN BULAN INI
A. TIMESHEET KEGIATAN
Beberapa kegiatan pendamping PKH untuk mengayomi dan
mendampingi penerima (peserta) PKH sangat penting dilaksanakan dengan penuh
loyalitas. Sebagai pekerja sosial kami dituntut untuk peka terhadap kegiatan
yang mendukung kelancaran penerimaan bantuan PKH. Namun tidak hanya itu saja
ada beberapa kegiatan yang kami lakukan, diantaranya adalah :
|
No
|
Tanggal
|
Lokasi
|
KETERANGAN
|
|
1
|
2,3,6,8,13,15,17,19,23
|
Kantor Desa Cisande
dan Cimahi
|
Koordinasi dengan jajaran aparat Desa mengenai
pengadaan pertemuan kelompok di rumah KPM. Dalam pertemuan ini disampaikantindak lanjut pembuatan akta kelahiran KPM ataupun
anggota keluarga KPM ada biaya tambahan sebesar Rp. 7.500 untuk pihak
Disdgukgcapil serta disampaikan pula rencana pengambilan photo profil rumah
KPM
|
|
2
|
5, 21
|
Rumah
Koordinator Kecamatan
|
Rapat
koordinasi dengan pendamping sekecamatan di rumah Koordinator Kecamatan
dilaksanakan untuk membahas cara pengisisan form akta
kelahiran untuk KPM dan teknis yang menyangkutnya
|
|
3
|
3, 9, 16, 20
|
Rumah
ketua KPM
|
Melakukan
pertemuan Kelompok
Peserta PKH disampaikan tindak lanjut rencana
pembuatan akta kelahiran KPM ataupun anggota keluarga KPM ada biaya tambahan
sebesar Rp. 7.500 untuk pihak Disdukcapil serta disampaikan pula rencana
pengambilan photo profil rumah KPM
|
|
4
|
1, 7, 14
|
Rumah
peserta PKH (KPM)
|
Melakukan kunjungan peserta PKH (KPM) dengan mengambil gambar rumah KPM tampak dari depan, samping
dan dalam rumah
|
|
5
|
23
|
Mesin ATM BNI Cibadak
|
Mendampini peserta PKH saat
pencairan tahap 2 di mesin ATM Bank BNI Cabang Cibdak
|
B. HASIL KEGIATAN DAN PROGRES CAPAIAN
|
No
|
KETERANGAN
|
CAPAIAN
|
|
1
|
Koordinasi dengan jajaran aparat Desa mengenai
pengadaan pertemuan kelompok di rumah KPM. Dalam pertemuan ini disampaikantindak lanjut pembuatan akta kelahiran KPM ataupun
anggota keluarga KPM ada biaya tambahan sebesar Rp. 7.500 untuk pihak
Disdgukgcapil serta disampaikan pula rencana pengambilan photo profil rumah
KPM
|
100
|
|
2
|
Rapat
koordinasi dengan pendamping sekecamatan di rumah Koordinator Kecamatan
dilaksanakan untuk membahas cara pengisisan form akta kelahiran untuk KPM dan
teknis yang menyangkutnya
|
80
|
|
3
|
Melakukan
pertemuan Kelompok Peserta PKH disampaikan tindak lanjut rencana pembuatan
akta kelahiran KPM ataupun anggota keluarga KPM ada biaya tambahan sebesar
Rp. 7.500 untuk pihak Disdukcapil serta disampaikan pula rencana pengambilan
photo profil rumah KPM
|
100
|
|
4
|
Melakukan kunjungan peserta PKH (KPM) dengan mengambil gambar rumah KPM tampak dari depan, samping
dan dalam rumah
|
50
|
|
5
|
Mendampini peserta PKH saat
pencairan tahap 2 di mesin ATM Bank BNI Cabang Cibdak
|
100
|
BAB
III
PERMASALAHAN DAN
UPAYA PENYELESAIAN
Tak ada gading yang tak retak. Tak ada hal yang sempurna.
Begitupun ada beberapa permasalahan dalam kinerja kami sebagai pendamping PKH
pada bulan ini. Diantaranya adalah :
A. KENDALA DAN MASALAH
|
NO
|
KENDALA DAN MASALAH
|
PENYEBAB
|
|
1
|
Koordinasi ke Aparat
Desa kurang lama
|
Sulitnya bertemu langsung dengan Kepala Desa
karena sering keluar
|
|
2
|
Ada beberapa anggota KPM yang tidak bisa datang atau
terlambat datang ketika Pertemuan Kelompok
|
Sibuknya KPM karena bekerja
atau sakit dan bahkan ada yang pindah desa dan sudah tidak kuat jalan jauh
karena sudah tua
|
|
3
|
Lamanya pemprosesan perekapan pembuatan akta kelahiran
KPM
|
Kurang jelasnya informasi yang disampaikan oleh pihak
Dinas Sosial terkait teknis pengisiannya
|
|
4
|
Proses pengambilan photo profil rumah KPM selum
semuanya selesai
|
Tersebarnya rumah KPM yang jauh dari rumah KPM lainnya
|
|
5
|
Satu KPM dari kampun Paledan Desa Cimahi sempat
tertunda penambilan uannya karena terblokir
|
Salah memasukkan nomgor PIN
|
B. UPAYA PENYELESAIAN
|
NO
|
KENDALA DAN
MASALAH
|
UPAYA PENYELESAIAN
|
|
1
|
Koordinasi ke Aparat Desa kurang lama
|
Dimaksimalkan
koordinasi dengan aparat desa yang ada walaupun tidak langsung dengan Kades
|
|
2
|
Ada beberapa anggota KPM yang tidak bisa datang atau terlambat datang
ketika Pertemuan Kelompok
|
Mengatur
ulang jadwal Pertemuan Kelompo di waktu luang mereka agar bisa datang semua
dan mengurus pindah desa peserta PKH
|
|
3
|
Lamanya pemprosesan perekapan pembuatan akta kelahiran
KPM
|
Terperincinya
informasi yang disampaikan oleh pihak Dinsos agar tidak membingungkan para
pendamping ketika menyampaikan kepada kepada para KPM
|
|
4
|
Proses pengambilan photo profil rumah KPM selum
semuanya selesai
|
Proses pengambilan photo profil dilakukan secara
bertahap
|
|
5
|
Satu KPM dari kampun Paledan Desa Cimahi sempat
tertunda penambilan uannya karena terblokir
|
Menurusnya ke pihak Bank lansun
|
BAB IV
RENCANA KEGIATAN
BULAN BERIKUTNYA
A. JADWAL KEGIATAN
|
NO
|
URAIAN
|
JADWAL RENCANA
KEGIATAN
|
|||
|
M1
|
M2
|
M3
|
M4
|
||
|
1
|
Pemutakhiran Data
|
V
|
|
|
|
|
2
|
Kunjungan ke Intansi Terkait, Fasdik
dan Faskes
|
|
|
V
|
|
|
3
|
Pertemuan Kelompok
|
V
|
V
|
V
|
V
|
B. TARGET CAPAIAN
|
NO
|
URAIAN
|
OUTPUT YANG
AKAN DICAPAI
|
|
1
|
Pemutakhiran Data
|
Memperbaharui data bila ada
Peserta PKH yang berubah kategorinya yang terdiri dari yang hamil,
melahirkan, balita, Apras, anak sekolah, disabilitas dan lanjut usia
|
|
2
|
Kunjungan ke Intansi Terkait, Fasdik
dan Faskes
|
Kunjungan ke Faskes dan Faskes dilakukan untuk mengetahui peserta PKH
melakukan kewajibannya pergi ke Posyandu atau Sekolah. Sedangkan kunjungan ke
instansi terkait dilakukan untuk berkoordinasi bila waktu pencairan telah
dekat. Serta terjalinnya hubungan yang harmonis antara pendamping PKH dengan
instansi terkait
|
|
3
|
Pertemuan Kelompok
|
KPM mempunya pemahaman mengenai PKH
meliputi programnya, kewajiban, hak dan sanksi sehingga lebih termotivasi untuk melakukan kewajiabnnya
|
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dengan segala kerendahan dan kekurangan pada diri kami sebagai insan yang
dhoif, kami hanya bersandar kepada Allah jualah sebagai pemegang ilmu.Hanya ini
kemampuan kami sebagai laporan yang dapat kami sampaikan sebagai dasar kegiatan
yang kami laksanakan pada bulan JUNI tahun 2017.Semoga laporan yang kami
sampaikan ini dapat menjadi ilmu dan
pengalaman yang berharga, dan dapat dijadikan bahan koreksi dan perbaikan
sehingga pelaksanaan berikutnya akan lebih baik sesuai dengan harapan.
Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu sehingga
terselesaikannya laporan sederhana ini, mohon maaf atas segala kekurangan dan
kehilapan, semoga Allah SWT selalu mengampuni atas segala kehilapan hambanya.
A. Saran dan Rekomendasi
Sebagai
masukan atau saran dari pendamping, bahwa kegiatan pendamping mengundang banyak
resiko dilapangan tidak dibayangkan operasional pendamping yang membengkak,
belum lagi lokasi yang membahayakan, karna itulah pendamping menyarankan agar
pendamping dapat diperhatikan secara serius baik kesejahteraannya,
keselamatannya juga masa depannya, karna pendamping sebagai barometer
kesuksesan program PKH.
|
Sukabumi, 30
Juni 2017
Pendamping PKH
Kecamatan Cicantayan
SITI PAHRIYAH, S.Pd
|

Comments
Post a Comment